kepada senja
Kali ini biarkan aku berbicara lagi tentang senja, senja yang merah, senja yang jingga, senja yang memantulkan sinar kecantikannya.
Ya, senja ! aku jatuh cinta pada senja, tanpa alasan, dan tanpa sebab apapun! Begitupun dengan kau, aku mencintaimu tanpa tahu mengapa, atau kapan, atau darimana, aku mencintaimu lurus, tanpa macam-macam tanpa kebanggaan. Demikianlah aku mencintaimu karena aku tak tahu cara lainnya,
Beginilah: dimana aku tiada, juga kau begitu dekat sehingga tanganmu di dadaku adalah tanganku, begitu dekat sehingga ketika matamu terpejam akupun jatuh tertidur.
Kau tahu ? semalam aku mencuri dengar pembicaraan burung-burung gagak yang hinggap diatas atap rumahku, sepertinya mereka sedang berbincang mengenai apa yang membuatmu tidak hadir dalam malammalam ku, seperti sebelumnya.
Mereka menyempurnakan kegelisahanku padamu, mengisyaratkan apaapa yang belum aku ketahuai sebelumnya.
Berjanjilah sayang, bahwa jika nanti ada kekuatan lain yang mengharuskan kita berhenti berjalan, ceritakanlah nanti pada dunia bahwa cerita kita adalah yang paling hebat yang pernah kita punya.
Bali, 30 January 2010
10.30 malam.
Wednesday, February 3, 2010
Wednesday, February 18, 2009
Doa Yang Indah
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan penderitaanku.
Tuhan menjawab, tidak. itu bukan kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkanya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyempurnakan kecacatanku.
Tuhan menjawab, tidak. Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkan kepadaku kesabaran.
Tuhan menjawab, tidak. Kesabaran hasil dari keslitan, itu tidak dihadiahkan tetapi untuk depelajari.
Aku meminta Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjwab, tidak. Aku memberimu berkat. Kebahagiaan tergantung padamu
Aku meminta Tuhan untuk menjauhkanku dari penderitaan.
Tuhan menjawab, tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat kepada-Ku
Aku meminta Tuhan untuk membunuh rohku.
Tuhan menjawab, tidak. Kau harus menumbuhkanya sendiri, tetapi aku akan memangkas untuk membuatmu berubah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, tidak. Aku memberimu hidup sehingga kau bisa menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain.
Tuhan menjawab....Ahhhhh, akhirnya kau mengerti.
HARI INI ADALAH MILIKMU JANGAN KAU SIA-SIAKAN.
Tuhan memberkatimu. Bagi dunia kau mingkin hanyalah seseorang, tetapi nagi seseorang kau mungkin dunianya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan penderitaanku.
Tuhan menjawab, tidak. itu bukan kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkanya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyempurnakan kecacatanku.
Tuhan menjawab, tidak. Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkan kepadaku kesabaran.
Tuhan menjawab, tidak. Kesabaran hasil dari keslitan, itu tidak dihadiahkan tetapi untuk depelajari.
Aku meminta Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjwab, tidak. Aku memberimu berkat. Kebahagiaan tergantung padamu
Aku meminta Tuhan untuk menjauhkanku dari penderitaan.
Tuhan menjawab, tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat kepada-Ku
Aku meminta Tuhan untuk membunuh rohku.
Tuhan menjawab, tidak. Kau harus menumbuhkanya sendiri, tetapi aku akan memangkas untuk membuatmu berubah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, tidak. Aku memberimu hidup sehingga kau bisa menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain.
Tuhan menjawab....Ahhhhh, akhirnya kau mengerti.
HARI INI ADALAH MILIKMU JANGAN KAU SIA-SIAKAN.
Tuhan memberkatimu. Bagi dunia kau mingkin hanyalah seseorang, tetapi nagi seseorang kau mungkin dunianya.
Subscribe to:
Posts (Atom)