Gema Shubuh
Sang embun pun masih menebarkan selimut
Putihnya pada bunga, pada daun dan pepohonan
Saat kakiku melintas pada rumput yang basah
Kulihat pada sebuah daun sebutir kristal telah
Jatuh dan meresap ke setiap pori pori tanah
Dan diatas sana rasipun dengan setia masih
Menemani langit langit gelap dengan sinarnya.
Tak jauh dari tempatku berdiri ku dengar
Alunan suara meyerukan kebesaran-Mu
Meyatakan batapa kuasa dan kebesaran-Mu
Sehingga alampun ikut hening dan khusyuk
Mendengarkan panggilan-Mu
Sunday, November 2, 2003
"Rinduku telah sampai ke ubun ubun
Dan sebentar lagi akan meledak"
Katamu saat itu. Sungguh sayang akupun
Merasakan hal yang sama, lava rinduku pun
Telah meletup keluar bersama dengan bongkahan
Cintaku padamu.
Sayang akupun tak kuasa memutar waktu
Dan memperpendek jarak dimana kita berdua
Akan saling meluapkan rasa rindu kita.
Dan sebentar lagi akan meledak"
Katamu saat itu. Sungguh sayang akupun
Merasakan hal yang sama, lava rinduku pun
Telah meletup keluar bersama dengan bongkahan
Cintaku padamu.
Sayang akupun tak kuasa memutar waktu
Dan memperpendek jarak dimana kita berdua
Akan saling meluapkan rasa rindu kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)